Menembus Batasan Merayakan Program Magang bagi Perempuan di Schindler Indonesia
Siti Nurul Afina tengah mencuri perhatian di Berca Schindler sebagai salah satu dari sedikit teknisi wanita di industri yang didominasi pria. Sebagai Teknisi Servis, Afina telah menghadapi tantangan yang datang seiring dengan statusnya sebagai peserta magang perempuan di bidang ini. Namun, dia pantang menyerah, dan kisahnya menjadi inspirasi bagi semua wanita yang bercita-cita untuk mengambil peran serupa dalam karier mereka.
Dalam memperingati Hari Kartini, kami menyadari pentingnya kesetaraan gender, inklusi, dan keberagaman di tempat kerja. Kita membutuhkan lebih banyak perempuan seperti Afina yang mendobrak batasan dan menghancurkan stereotip, dan kami bangga memiliki dia di tim kami.
Ketika ditanya tentang pengalamannya sebagai peserta magang perempuan di Berca Schindler, Afina berbagi, "Saya sangat senang karena saya dipercayakan untuk melakukan pekerjaan yang kebetulan dilakukan oleh laki-laki." Terlepas dari tantangan yang dihadapinya, Afina terus bekerja keras dan menyalurkan energinya ke dalam pekerjaannya.
Waktu luang Afina diisi dengan kegiatan seperti mendengarkan musik dan mengerjakan proyek akhirnya. Hobi-hobinya menjadi pengingat bahwa keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangat penting, bahkan di bidang yang menuntut begitu banyak waktu dan energinya.
Sebagai penutup, kisah Afina mengingatkan kita bahwa keberagaman dan inklusi sangat penting di tempat kerja. Kita perlu terus mendobrak hambatan dan mendorong perempuan untuk mengambil peran kepemimpinan dalam karier mereka. Seperti yang Afina katakan dalam wawancaranya, "Saya sangat menyukai program magang ini, dan kami berharap lebih banyak wanita akan bergabung dan sukses di industri ini."